Kandungan Surat Al Mujadilah
1. Hukum:Hukum zhihar dan sangsi-sangsi bagi orang yang melakukannya bila ia menarik kembali perkataannya; larangan menjadikan musuh Allah sebagai teman.
2. Dan lain-lain:
Menjaga adab sopan santun dalam suatu majlis pertemuan; adab sopan santun terhadap Rasulullah s.a.w.
Silahkan anda baca surah al mujadilah dibawah ini lengkap dengan tulisan arab serta terjemahnya. Anda juga dapat membaca surat yasin arab dan latin serta surat lainnya di blog ini.
Surat Al Mujadilah
Surat Al Mujadilah dan Terjemahnya
Terjemahan Surat Al
Mujadilah
|
Surat Al Mujadilah Arab
|
Ayat
|
Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang
memajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya)
kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya
Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
|
قَدْ
سَمِعَ
اللَّهُ
قَوْلَ
الَّتِي
تُجَادِلُكَ
فِي زَوْجِهَا
وَتَشْتَكِي
إِلَى
اللَّهِ وَاللَّهُ
يَسْمَعُ
تَحَاوُرَكُمَا
إِنَّ اللَّهَ
سَمِيعٌ بَصِيرٌ
|
1
|
Orang-orang yang menzihar istrinya di antara kamu, (menganggap
istrinya sebagai ibunya, padahal) tiadalah istri mereka itu ibu mereka.
Ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah wanita yang melahirkan mereka. Dan sesungguhnya
mereka sungguh-sungguh mengucapkan suatu perkataan yang mungkar dan dusta.
Dan sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.
|
الَّذِينَ
يُظَاهِرُونَ
مِنْكُمْ
مِنْ نِسَائِهِمْ
مَا هُنَّ
أُمَّهَاتِهِمْ
إِنْ
أُمَّهَاتُهُمْ
إِلا
اللائِي
وَلَدْنَهُمْ
وَإِنَّهُمْ
لَيَقُولُونَ
مُنْكَرًا
مِنَ
الْقَوْلِ وَزُورًا
وَإِنَّ
اللَّهَ
لَعَفُوٌّ غَفُورٌ
|
2
|
Orang-orang yang menzihar istri mereka, kemudian mereka hendak
menarik kembali apa yang mereka ucapkan, maka (wajib atasnya) memerdekakan
seorang budak sebelum kedua suami istri itu bercampur. Demikianlah yang
diajarkan kepada kamu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
|
وَالَّذِينَ
يُظَاهِرُونَ
مِنْ
نِسَائِهِمْ
ثُمَّ يَعُودُونَ
لِمَا
قَالُوا
فَتَحْرِيرُ
رَقَبَةٍ
مِنْ قَبْلِ
أَنْ
يَتَمَاسَّا
ذَلِكُمْ
تُوعَظُونَ
بِهِ
وَاللَّهُ
بِمَا
تَعْمَلُونَ
خَبِيرٌ
|
3
|
Barang siapa yang tidak mendapatkan (budak), maka (wajib atasnya)
berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum keduanya bercampur. Maka siapa yang
tidak kuasa (wajiblah atasnya) memberi makan enam puluh orang miskin.
Demikianlah supaya kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan itulah
hukum-hukum Allah, dan bagi orang-orang kafir ada siksaan yang sangat pedih.
|
فَمَنْ
لَمْ يَجِدْ
فَصِيَامُ
شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ
مِنْ قَبْلِ
أَنْ يَتَمَاسَّا
فَمَنْ لَمْ
يَسْتَطِعْ
فَإِطْعَامُ
سِتِّينَ
مِسْكِينًا
ذَلِكَ
لِتُؤْمِنُوا
بِاللَّهِ
وَرَسُولِهِ
وَتِلْكَ
حُدُودُ اللَّهِ
وَلِلْكَافِرِينَ
عَذَابٌ
أَلِيمٌ
|
4
|
Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya
pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka telah
mendapat kehinaan. Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti yang nyata.
Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan.
|
إِنَّ
الَّذِينَ
يُحَادُّونَ
اللَّهَ وَرَسُولَهُ
كُبِتُوا
كَمَا
كُبِتَ
الَّذِينَ
مِنْ قَبْلِهِمْ
وَقَدْ
أَنْزَلْنَا
آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ
وَلِلْكَافِرِينَ
عَذَابٌ مُهِينٌ
|
5
|
Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu
diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah
mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah
melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
|
يَوْمَ
يَبْعَثُهُمُ
اللَّهُ
جَمِيعًا
فَيُنَبِّئُهُمْ
بِمَا
عَمِلُوا
أَحْصَاهُ
اللَّهُ
وَنَسُوهُ
وَاللَّهُ
عَلَى كُلِّ
شَيْءٍ شَهِيدٌ
|
6
|
Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui
apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tiada pembicaraan rahasia
antara tiga orang, melainkan Dia-lah yang keempatnya. Dan tiada (pembicaraan
antara) lima orang, melainkan Dia-lah yang keenamnya. Dan tiada (pula)
pembicaraan antara (jumlah) yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan
Dia ada bersama mereka di mana pun mereka berada. Kemudian Dia akan
memberitakan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
|
أَلَمْ
تَرَ أَنَّ
اللَّهَ
يَعْلَمُ
مَا فِي السَّمَاوَاتِ
وَمَا فِي
الأرْضِ مَا
يَكُونُ
مِنْ
نَجْوَى
ثَلاثَةٍ
إِلا هُوَ رَابِعُهُمْ
وَلا
خَمْسَةٍ
إِلا هُوَ
سَادِسُهُمْ
وَلا
أَدْنَى
مِنْ ذَلِكَ
وَلا أَكْثَرَ
إِلا هُوَ
مَعَهُمْ
أَيْنَ مَا
كَانُوا
ثُمَّ
يُنَبِّئُهُمْ
بِمَا عَمِلُوا
يَوْمَ
الْقِيَامَةِ
إِنَّ اللَّهَ
بِكُلِّ
شَيْءٍ
عَلِيمٌ
|
7
|
Apakah tiada kamu perhatikan orang-orang yang telah dilarang
mengadakan pembicaraan rahasia, kemudian mereka kembali (mengerjakan)
larangan itu dan mereka mengadakan pembicaraan rahasia untuk berbuat dosa,
permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Dan apabila mereka datang kepadamu,
mereka mengucapkan salam kepadamu dengan memberi salam yang bukan sebagai
yang ditentukan Allah untukmu. Dan mereka mengatakan pada diri mereka
sendiri: "Mengapa Allah tiada menyiksa kita disebabkan apa yang kita
katakan itu?" Cukuplah bagi mereka neraka Jahanam yang akan mereka
masuki. Dan neraka itu adalah seburuk-buruk tempat kembali.
|
أَلَمْ
تَرَ إِلَى
الَّذِينَ
نُهُوا عَنِ
النَّجْوَى ثُمَّ
يَعُودُونَ
لِمَا
نُهُوا
عَنْهُ وَيَتَنَاجَوْنَ
بِالإثْمِ
وَالْعُدْوَانِ
وَمَعْصِيَةِ
الرَّسُولِ
وَإِذَا
جَاءُوكَ
حَيَّوْكَ بِمَا
لَمْ
يُحَيِّكَ
بِهِ اللَّهُ
وَيَقُولُونَ
فِي
أَنْفُسِهِمْ
لَوْلا
يُعَذِّبُنَا
اللَّهُ
بِمَا
نَقُولُ حَسْبُهُمْ
جَهَنَّمُ
يَصْلَوْنَهَا
فَبِئْسَ
الْمَصِيرُ
|
8
|
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu mengadakan
pembicaraan rahasia, janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa,
permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Dan bicarakanlah tentang membuat
kebajikan dan takwa. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan
dikembalikan.
|
يَا
أَيُّهَا
الَّذِينَ
آمَنُوا
إِذَا تَنَاجَيْتُمْ
فَلا
تَتَنَاجَوْا
بِالإثْمِ
وَالْعُدْوَانِ
وَمَعْصِيَةِ
الرَّسُولِ
وَتَنَاجَوْا
بِالْبِرِّ
وَالتَّقْوَى
وَاتَّقُوا
اللَّهَ
الَّذِي
إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ
|
9
|
Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari setan, supaya
orang-orang yang beriman itu berduka cita, sedang pembicaraan itu tiadalah
memberi mudarat sedikit pun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah dan
kepada Allah-lah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal.
|
إِنَّمَا
النَّجْوَى
مِنَ
الشَّيْطَانِ
لِيَحْزُنَ الَّذِينَ
آمَنُوا
وَلَيْسَ
بِضَارِّهِمْ
شَيْئًا
إِلا
بِإِذْنِ
اللَّهِ
وَعَلَى اللَّهِ
فَلْيَتَوَكَّلِ
الْمُؤْمِنُونَ
|
10
|
Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu:
"Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkanlah, niscaya
Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan:
"Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan
orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan
beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
|
يَا
أَيُّهَا
الَّذِينَ
آمَنُوا
إِذَا قِيلَ
لَكُمْ تَفَسَّحُوا
فِي
الْمَجَالِسِ
فَافْسَحُوا
يَفْسَحِ
اللَّهُ
لَكُمْ
وَإِذَا
قِيلَ انْشُزُوا
فَانْشُزُوا
يَرْفَعِ
اللَّهُ الَّذِينَ
آمَنُوا
مِنْكُمْ
وَالَّذِينَ
أُوتُوا
الْعِلْمَ
دَرَجَاتٍ
وَاللَّهُ بِمَا
تَعْمَلُونَ
خَبِيرٌ
|
11
|
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu mengadakan
pembicaraan khusus dengan Rasul hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada
orang miskin) sebelum pembicaraan itu. Yang demikian itu adalah lebih baik
bagimu dan lebih bersih; jika kamu tiada memperoleh (yang akan disedekahkan)
maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
يَا
أَيُّهَا
الَّذِينَ
آمَنُوا
إِذَا
نَاجَيْتُمُ
الرَّسُولَ
فَقَدِّمُوا
بَيْنَ
يَدَيْ نَجْوَاكُمْ
صَدَقَةً
ذَلِكَ
خَيْرٌ
لَكُمْ وَأَطْهَرُ
فَإِنْ لَمْ
تَجِدُوا
فَإِنَّ اللَّهَ
غَفُورٌ
رَحِيمٌ
|
12
|
Apakah kamu takut akan (menjadi miskin) karena kamu memberikan
sedekah sebelum pembicaraan dengan Rasul? Maka jika kamu tiada memperbuatnya
dan Allah telah memberi tobat kepadamu maka dirikanlah sembahyang,
tunaikanlah zakat dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya; dan Allah Maha
Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
|
أَأَشْفَقْتُمْ
أَنْ
تُقَدِّمُوا
بَيْنَ
يَدَيْ نَجْوَاكُمْ
صَدَقَاتٍ
فَإِذْ لَمْ
تَفْعَلُوا
وَتَابَ
اللَّهُ
عَلَيْكُمْ فَأَقِيمُوا
الصَّلاةَ
وَآتُوا
الزَّكَاةَ
وَأَطِيعُوا
اللَّهَ
وَرَسُولَهُ
وَاللَّهُ
خَبِيرٌ
بِمَا
تَعْمَلُونَ
|
13
|
Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menjadikan suatu kaum
yang dimurkai Allah sebagai teman? Orang-orang itu bukan dari golongan kamu
dan bukan (pula) dari golongan mereka. Dan mereka bersumpah untuk menguatkan
kebohongan, sedang mereka mengetahui.
|
أَلَمْ
تَرَ إِلَى
الَّذِينَ
تَوَلَّوْا
قَوْمًا
غَضِبَ اللَّهُ
عَلَيْهِمْ
مَا هُمْ
مِنْكُمْ
وَلا
مِنْهُمْ
وَيَحْلِفُونَ
عَلَى
الْكَذِبِ وَهُمْ
يَعْلَمُونَ
|
14
|
Allah telah menyediakan bagi mereka azab yang sangat keras,
sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.
|
أَعَدَّ
اللَّهُ
لَهُمْ
عَذَابًا
شَدِيدًا
إِنَّهُمْ سَاءَ
مَا كَانُوا
يَعْمَلُونَ
|
15
|
Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu
mereka halangi (manusia) dari jalan Allah; karena itu mereka mendapat azab
yang menghinakan.
|
اتَّخَذُوا
أَيْمَانَهُمْ
جُنَّةً
فَصَدُّوا
عَنْ سَبِيلِ
اللَّهِ
فَلَهُمْ
عَذَابٌ
مُهِينٌ
|
16
|
Harta benda dan anak-anak mereka tiada berguna sedikit pun (untuk
menolong) mereka dari azab Allah. Mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal
di dalamnya.
|
لَنْ
تُغْنِيَ
عَنْهُمْ
أَمْوَالُهُمْ
وَلا
أَوْلادُهُمْ
مِنَ
اللَّهِ
شَيْئًا
أُولَئِكَ
أَصْحَابُ
النَّارِ
هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
|
17
|
(Ingatlah) hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah, lalu
mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan orang musyrik) sebagaimana
mereka bersumpah kepadamu; dan mereka menyangka bahwa sesungguhnya mereka
akan memperoleh suatu (manfaat). Ketahuilah, bahwa sesungguhnya merekalah
orang-orang pendusta.
|
يَوْمَ
يَبْعَثُهُمُ
اللَّهُ
جَمِيعًا فَيَحْلِفُونَ
لَهُ كَمَا
يَحْلِفُونَ
لَكُمْ
وَيَحْسَبُونَ
أَنَّهُمْ
عَلَى
شَيْءٍ أَلا إِنَّهُمْ
هُمُ
الْكَاذِبُونَ
|
18
|
Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa
mengingat Allah; mereka itulah golongan setan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya
golongan setan itulah golongan yang merugi.
|
اسْتَحْوَذَ
عَلَيْهِمُ
الشَّيْطَانُ
فَأَنْسَاهُمْ
ذِكْرَ
اللَّهِ
أُولَئِكَ
حِزْبُ
الشَّيْطَانِ
أَلا إِنَّ
حِزْبَ
الشَّيْطَانِ
هُمُ الْخَاسِرُونَ
|
19
|
Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya,
mereka termasuk orang-orang yang sangat hina.
|
إِنَّ
الَّذِينَ
يُحَادُّونَ
اللَّهَ وَرَسُولَهُ
أُولَئِكَ
فِي
الأذَلِّينَ
|
20
|
Allah telah menetapkan: "Aku dan rasul-rasul-Ku pasti
menang". Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
|
كَتَبَ
اللَّهُ
لأغْلِبَنَّ
أَنَا
وَرُسُلِي
إِنَّ اللَّهَ
قَوِيٌّ
عَزِيزٌ
|
21
|
Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah
dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang
Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak
atau saudara-saudara atau pun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang
Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka
dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukkan-Nya mereka ke
dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di
dalamnya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap
(limpahan rahmat) Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa
sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung.
|
لا
تَجِدُ
قَوْمًا
يُؤْمِنُونَ
بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ
الآخِرِ
يُوَادُّونَ
مَنْ حَادَّ
اللَّهَ وَرَسُولَهُ
وَلَوْ
كَانُوا
آبَاءَهُمْ أَوْ
أَبْنَاءَهُمْ
أَوْ
إِخْوَانَهُمْ
أَوْ
عَشِيرَتَهُمْ
أُولَئِكَ
كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ
الإيمَانَ
وَأَيَّدَهُمْ
بِرُوحٍ
مِنْهُ
وَيُدْخِلُهُمْ
جَنَّاتٍ تَجْرِي
مِنْ
تَحْتِهَا
الأنْهَارُ
خَالِدِينَ
فِيهَا
رَضِيَ
اللَّهُ
عَنْهُمْ وَرَضُوا
عَنْهُ
أُولَئِكَ
حِزْبُ
اللَّهِ
أَلا إِنَّ
حِزْبَ
اللَّهِ
هُمُ الْمُفْلِحُونَ
|
22
|
Penutup Surat Al Mujadilah
Surat ini menerangkan tentang zhihar dan hukumnya, larangan mengambil orang kafir sebagai teman akrab serta beberapa hal yang berhubungan dengan adab sopan santun.HUBUNGAN SURAT AL MUJADILAH DENGAN SURAT AL HASYR
1. Pada akhir surat Al Mujaadilah Allah menyatakan bahwa agama Allah akan menang, yaitu pengusiran Bani Nadhir dari Madinah.2. Dalam surat Al Mujaadilah Allah menyebutkan bahwa orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya akan mendapat kebinasaan, sedang pada surat Al Hasyr Allah menyebutkan bahwa orang-orang yang menentang Allah Allah dan Rasul-Nya akan mendapat azab yang sangat.
3. Dalam surat Al Mujaadilah Allah menyebutkan hal-hal orang-orang munafik dan orang-orang Yahudi dan bagaimana mereka bantu membantu dalam memusuhi kaum muslim, sedang dalam surat Al Hasyr disebutkan kekalahan yang menimpa mereka dan persatuan mereka tidak dapat menolong mereka sedikitpun.